BerauPost - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tiba-tiba menerima surat cinta dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Induk olahraga sepak bola nasional itu dijatuhkan hukuman berupa denda belasan juta oleh AFC.
PSSI menerima kabar tak sedap di tengah euforia keberhasilan Timnas Indonesia menang tipis 1-0 atas Bahrain pada Selasa (25/3).
AFC sebagai konfederasi sepak bola Asia mendadak merilis daftar sanksi kode etik terbaru. PSSI jadi salah satu pihak yang menerima itu.
Tapi sanksi yang diterima PSSI dari AFC tidak berkaitan dengan perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Melainkan berkaitan dengan futsal. Tepatnya Timnas Futsal Putri Indonesia ketika berlaga di Kualifikasi Piala Asia Futsal Putri 2025 vs Kirgistan (15/1).
Berdasar laporan AFC, Timnas Futsal Putri Indonesia melanggar pasal 53 kode displin dan etika AFC. Akibatnya PSSI mendapatkan denda sebesar 900 Dollar USD (sekitar Rp 14,9 juta) dari AFC.
Pasal 53.1 kode disiplin dan etika AFC berbunyi, Jika suatu tim berperilaku tidak pantas (misalnya, jika wasit menjatuhkan sanksi disiplin kepada lima (5) atau lebih pemain, atau kombinasi enam (6) atau lebih pemain dan ofisial dalam pertandingan sepak bola, atau tiga (3) atau lebih pemain, atau atau kombinasi empat (4) atau lebih pemain dan ofisial dalam pertandingan futsal atau sepak bola pantai), tindakan disipliner juga dapat dikenakan terhadap Asosiasi Anggota atau Klub yang bersangkutan.
Atas dasar pasal tersebut, PSSI diminta AFC untuk segera membayar denda sebesar 900 dollar USD secepatnya. Ada batas waktu 30 hari yang dimiliki federasi untuk melunasinya.
"Denda tersebut harus diselesaikan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini dikomunikasikan, sesuai dengan pasal 11.3 dari Kode Displin dan Etika AFC," demikian pernyataan AFC.
"PSSI diberitahukan, bahwa pelanggaran berulang terhadap ketentuan ini dapat dikenakan hukuman yang lebih berat," tambahnya.
Tidak dijelaskan detail perihal pelanggaran yang dilakukan oleh Timnas Futsal Putri Indonesia. Tapi hanya disebutkan bahwa pelanggaran terjadi dalam Kualifikasi Piala Asia Futsal Putri 2025, di mana Garuda Pertiwi menang 11-3 atas Kirgistan.
Terlepas dari hukuman itu, Timnas Futsal Putri Indonesia berhasil menjadi juara grup B Kualifikasi Piala Asia Futsal Putri 2025. Selain menang atas Kirgistan, Garuda Pertiwi juga sukses mengalahkan Hongkong dan India.
Timnas Futsal Putri Indonesia pun berhak lolos ke putaran final Piala Asia Futsal Putri 2025, yang akan digelar di Tiongkok pada tanggal 6-17 Mei 2025. Garuda Pertiwi dalam ajang itu tergabung di grup C bersama Thailand, Jepang dan Bahrain. (jpg/smi)
Editor : Nurismi