BerauPost - Juara Mixed Martial Arts (MMA) asal Dagestan, Islam Makhachev tidak tertarik mempertahankan gelar kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) melawan Ilia Topuria.
Pertandingan keduanya digadang-gadang menjadi pertarungan terbesar tahun ini.
Ilia Topuria telah menantang petarung Rusia itu sejak berhasil mempertahankan sabuk kelas bulu UFC melawan Max Holloway di gelaran UFC 308 dengan pukulan tangan kanan yang mematikan.
Setelah mempertahankan gelarnya tersebut dan petarung berpaspor Georgia itu langsung mengumumkan akan melepas gelar sebelum naik ke kelas ringan demi mengejar pertarungan besar melawan Makhachev.
Kabar terbaru, melansir dari Givemesport yang menyadur TASS Sport, Makhachev tidak bersedia memberi kesempatan petarung berusia 28 tahun itu untuk merebut gelarnya sampai dia membuktikan diri terlebih dahulu di kelas ringan sebelum menantangnya.
Meskipun rekornya baru-baru ini sebagai juara di kelas berbeda yaitu kelas bulu, Tuporia belum melewati petarung superstar kelas ringan lainnya seperti Dustin Poirier, Justin Gaethje, Charles Oliviera, dan Arman Tsarukyan.
“Islam tidak setuju dengan pertarungan ini (Makhachev vs Tuporia). Dia tetap pada pendirian bahwa Topuria perlu mendapatkan kesempatan lain (pertarungan) untuk (menantangnya) meraih gelar (di kelas 155 pound/70kg),” kata jajaran tim pertarung Dagestan tersebut.
Tim Islam Makhachev Siapkan Lawan Ideal
Pelatih Makhachev Javier Mendez telah menyatakan lebih memilih Justin Gaethje sebagai lawan berikutnya bagi petarungnya, karena menganggap petarung Amerika itu sebagai lawan yang lebih cocok saat ini.
Mendez, yang juga pernah melatih mantan juara Khabib Nurmagomedov, mengatakan hal ini dalam sebuah wawancara dengan Submission Radio.
“Kami akan fokus pada Justin Gaethje. Itu akan menjadi pertarungan paling ideal bagi kami, pertarungan yang sempurna berdasarkan di mana posisinya saat ini dan apa yang telah dilakukannya," ucap Mendez.
“Dia sangat layak dan memiliki nama besar lebih dari (Ilia Tuporia) dan Islam (Makhachev) belum pernah melawannya, jadi dia (lawan yang) sempurna. Mari kita fokus pada siapa pun yang diputuskan oleh UFC, karena saya bahkan tidak akan membicarakan sesuatu yang belum pasti terjadi. Kita menunggu Dana (White). Jadi, saya lebih berfokus pada apa yang dikatakan Dana,” sambung dia
Terkait dengan komentar terakhir, CEO UFC Dana White juga telah menyatakan ketertarikannya untuk mempromosikan pertandingan Makhachev vs Gaethje di masa mendatang. (jpg/smi)
Editor : Nurismi