Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Delapan Mantan Garuda Berebut Posisi Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Beraupost • Minggu, 16 Maret 2025 | 14:40 WIB
Pelatih Kepala Timnas Indonesia Patrick Kluivert menunjukkan jersey Timnas Indonesia di Jakarta. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
Pelatih Kepala Timnas Indonesia Patrick Kluivert menunjukkan jersey Timnas Indonesia di Jakarta. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

BerauPost - Terungkap sudah empat pelatih lokal lain yang mendapatkan undangan dari PSSI untuk melakukan seleksi dan wawancara dengan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Semuanya merupakan mantan penggawa Garuda, bahkan bisa dianggap sebagai legenda.

Pelatih lokal menjadi salah satu perhatian dari PSSI untuk mengisi tempat dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia. Federasi menyiapkan dua slot asisten pelatih Patrick Kluivert khusus para pelatih lokal

Namun, sampai akhirnya susunan tim pelatih Timnas Indonesia diumumkan, baru ada satu pelatih lokal yang terisi. Dia adalah Sofie Iman Faizal, pelatih fisik Timnas Indonesia U-17 yang terpilih sebagai asisten pelatih fisik Garuda, untuk membantu Quentin Jakoba.

Sementara satu slot asisten khusus pelatih lokal belum terisi. Padahal, PSSI sebelumnya sudah memanggil delapan pelatih teknik untuk seleksi dan wawancara dengan Patrick Kluivert sebagai asisten pelatoh Garuda. 

Awalnya, hanya ada empat dari delapan pelatih yang terungkap sudah melakukan wawancara dengan Kluivert. Yakni Zulkifli Syukur, Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti Tukiman, dan Eko Purdjianto.

Sedangkan empat nama lain masih belum diketahui. Tapi kini akhirnya terungkap pelatih-pelatih lokal lain yang ternyata juga dapat undangan dari PSSI untuk wawancara dengan Patrick Kluivert. Yakni Muhammad Ridwan, Uston Nawawi, Firmansyah, dan juga Widodo Cahyono Putro.

Muhammad Ridwan yang merupakan legenda Timnas Indonesia, mengaku dipanggil PSSI dan bertemu Kluivert beberapa waktu lalu. Dia dipanggil tepat di hari ketika para calon pelatih fisik dapat undangan serupa.

"Iya beberapa bulan lalu. Tapi kebetulan waktu itu saya datangnya tidak barengan karena di hari yang dijadwalkan itu tim saya masih main, jadi saya datang hari berikutnya barengan yang tes wawancaranya pelatih fisik," kata Ridwan yang kini menjadi asisten pelatih PSIS Semarang.

wawancara asisten pelatih Patrick Kluivert. "Iya, betul kita ada delapan kandidat yang sudah melakukan interview kepada Coach Patrick gitu," ungkapnya.

Tapi sampai saat ini Firmansyah mengaku belum ada konfirmasi soal sosok asisten pelatih Timnas Indonesia yang dipanggil.  "Ya, masih menunggu. Masih belum ada posisi, siapa belum tahu gitu," katanya.

Sementara Widodo Cahyono Putro, enggan dibilang undangan dari PSSI tersebut sebagai wawancara untuk menempati asisten pelatih Timnas Indonesia. Menurutnya, pemanggilan itu hanya sebatas untuk berbagi pengalaman dirinya sebagai pelatih.

Widodo yang juga penyerang legendaris Timnas Indonesia dahulu kala, berharap posisi asisten pelatih diberikan untuk pelatih-pelatih lokal yang masih muda. 

"Ya memang ada undangan dan tentunya saya harus hadir lah, karena kan undangan federasi. Kalau saya sih berharap (asisten pelatih Timnas Indonesia) kasih kesempatan yang muda-muda lah," ucap Widodo. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#pelatih timnas indonesia #patrick kluivert #asisten pelatih #pssi