PULAU MARATUA – Pulau Maratua akan menjadi tuan rumah untuk lomba lari internasional pada 15 Februari mendatang. Sebanyak 150 warga lokal akan dilibatkan sebagai panitia dan relawan, untuk memastikan kelancaran pelaksanaan lomba.
Camat Maratua, Ariyanto membenarkan ada 150 warga lokal menjadi relawan pada event besar yang disponsori oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur tersebut.
"Mereka (relawan,red) akan bertugas sebagai panitia dan relawan yang akan mendampingi pelaksanaan Maratua Run," katanya, Kamis (30/1).
Menurutnya, keterlibatan masyarakat setempat dalam acara itu bukan hanya memberikan kesempatan bagi warga terlibat langsung dalam kegiatan besar. Tetapi juga memperkuat peran mereka dalam mempromosikan Pulau Maratua kepada internasional.
"Semoga saja selama Maratua Run nanti cuaca bisa bersahabat, karena biasanya di bulan Februari, kondisi cuaca cenderung tidak menentu," ucapnya.
Ariyanto mengungkapkan, kekhawatirannya mengenai gelombang tinggi di laut pada bulan Februari, bisa menjadi kendala bagi transportasi. Namun ia optimistis acara ini akan berjalan lancar.
"Dikhawatirkan ini bisa memengaruhi perjalanan peserta dari dan menuju Pulau Maratua, terutama bagi mereka yang menggunakan speedboat," ungkapnya.
Partisipasi warga dalam kegiatan tersebut akan memberikan dampak positif bagi Maratua, baik dalam aspek sosial maupun ekonomi. Terutama karena Maratua Run ini diprediksi akan menarik banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Maratua Run ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkenalkan Pulau Maratua sebagai destinasi wisata yang menarik.
Selain itu, Ariyanto juga menyinggung soal koordinasinya dengan pihak Bandara Maratua terkait kesiapan jadwal penerbangan. Hingga saat ini, pihaknya telah mencoba menghubungi manajemen bandara, untuk memastikan kelancaran transportasi udara bagi peserta lomba.
Sebelumnya, BLU UPBU Kelas I Kalimarau siap membantu menyukseskan event Maratau Run tersebut. Sebagai bentuk dukungan, Bandara Kalimarau telah menyiapkan fasilitas prasarana, termasuk ruang tunggu sementara, bagi peserta Maratua Run yang datang dari berbagai daerah maupun yang akan kembali ke daerahnya masing-masing.
"Pada prinsipnya, Bandara Kalimarau siap dalam melayani dan mendukung kegiatan Maratua Run, yang nanti akan berdampak pada pariwisata, ekonomi dan juga jumlah pergerakan penumpang di Bandara Kalimarau," sebutnya.
Menurut Ferdinan, Bandara Kalimarau sebagai pintu gerbang pergerakan orang dan barang telah mempersiapkan seluruh fasilitas sarana dan prasarana (sarpras) yang sangat memadai.
Selain itu, ia juga menyebut pihaknya pernah bersurat ke Pj Gubernur Kaltim untuk sering mengadakan event-event berskala nasional maupun internasional di Kabupaten Berau. Dengan bertujuan untuk meningkatkan ekonomi, pariwisata maupun mobilisasi pergerakan penumpang di Bandara Kalimarau.
"Sepertinya ini tindak lanjut dari surat yang kami berikan. Kami pernah bermohon ke pemerintah provinsi untuk sering mengadakan event-event berskala nasional maupun internasional," tuturnya.(*/aja/arp)
Editor : Nurismi