Menurut Irwansyah, status kepelatihan seperti dirinya sudah umum di India. Setiap atlet, terutama yang besar, punya pelatih masing-masing.
Nah kebetulan, Irwansyah dipanggil dan ditawarkan oleh Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) sebagai pelatih PV Sindhu. Namun dia tak ingin menangani satu atlet saja, sehingga disepakati nantinya ada beberapa pemain lain juga. Namun fokus utamanya tetap ke Sindhu.
"Sementara yang masih Sindhu. Tapi memang untuk sparring-sparring dia itu kan ada pemain-pemain tunggal grup lain untuk sparring dia. Mungkin ada empat atlet cewek, termasuk PV Sindhu. Jadi memang enggak campur, tapi memang fokusnya juga ke Sindhu juga," katanya.
Sistem kepelatihan seperti itu, kata Irwansyah, tertuang dalam kontrak. Dia juga mengungkapkan dirinya ditawari oleh BAI karena PV Sindhu yang minta langsung.
"Ada juga di situ (kontrak) dibilang, tadinya kan memang Sindhu yang minta dan udah ngomong, bicara sama federasinya. Tapi memang habis ini ada dikit yang dimasukkan. Karena memang mereka mau yang penerus-penerusnya ini ikut," tuturnya.
"Saya mau dia bersaing gitu. Untuk menaikkan standar Sindhu, dia harus bersaing sama yang lain. Kalau dia saja sendiri, nggak ada yang narik gitu. Itu nggak bagus," imbuh Irwansyah.
Lantas sampai kapan Irwansyah akan menangani tunggal putri India, khususnya PV Sindhu? "Kontrak saya dua tahun. Tapi memang mereka ya pasti mereka mau Olimpiade. Tapi ya mendingan dua tahun juga. Kita kan mau lihat dulu kayak gimana. Tapi kontrak yang saya terima dua tahun," pungkasnya. (jpg/smi)