BerauPost - Legenda UFC, Khabib Nurmagomedov, mendadak viral di sosial media karena diusir dari pesawat. Kejadian tersebut mendapat sorotan dari petarung kelas ringan UFC, Michael Chandler. Khabib Nurmagomedov semula dijadwalkan akan terbang menggunakan pesawat Frontier Airlines pada Minggu (12/1). Dia akan berpindah tempat dari Las Vegas menuju San Francisco di Amerika Serikat.
Dalam pantauan video yang beredar di sosial media, Khabib Nurmagomedov duduk di samping pintu darurat. Setiap penumpang yang duduk di dekat pintu darurat biasanya akan didatangi oleh awak kabin untuk memberikan keterangan kesanggupan menjalankan instruksi evakuasi.
Petarung berjuluk The Eagles itu yang berbicara bahasa inggris dengan baik, menyatakan siap membantu dalam keadaan darurat. Namun, ada miskomunikasi antara Khabib dan pramugari yang bertugas.
Setelah sempat adu mulut, Khabib kemudian diusir setelah pramugari memanggil tim keamanan. Dia kemudian mengalah dan memilih turun dari pesawat tanpa banyak bicara.
Setelah kejadian tersebut ramai di sosial media, Khabib memberikan klarifikasi.
“Sejak awal, seorang wanita yang mendekati saya dengan pertanyaan sangat kasar,” tulis Khabib di sosial media Instagram miliknya.
“Meski pun saya berbicara bahasa inggris dengan baik dan memahami semuanya dengan baik serta sudah setuju untuk membantu, dia tetap bersikeras meminta saya untuk meninggalkan tempat duduk saya. Saya tidak tahu apakah itu alasan karena ras, kebangsaan, atau hal lainnya,” tambahnya.
Insiden tersebut mengundang berbagai reaksi. Salah satunya dari Michael Chandler yang merupakan petarung kelas ringan di UFC.
Michael Chandler menanggap bahwa Khabib merupakan sosok tepat untuk duduk di samping pintu darurat pesawat, karena memiliki kondisi fisik yang baik dan lancar dalam berbahasa inggris.
Hal ini lantas membuat mantan juara kelas ringan Bellator itu geram dan mengeluarkan uneg-uneg tentang prosedur penerbangan.
“Bayangkan jika terjadi keadaan darurat di pesawat Anda dan Anda lebih memilih orang yang "berbicara sempurna" daripada salah satu atlet terbaik sepanjang masa hanya karena Anda "tidak nyaman" dengan kemampuan bahasa Inggrisnya (yang sangat bagus cara bicaranya,” tulis Chandler melalui Twitter miliknya.
“Ini benar-benar aneh. Dia bukan hanya manusia yang punya fisik paling mampu di pesawat, tetapi saya yakin dia satu-satunya yang kualifikasi untuk duduk di samping pintu darurat mampu mengucapkan ‘Ya’.
“Jika Anda akan mengeluarkan GOAT (Greatest of All Time) di olahraga kami hanya karena perbedaan aksen, harap mulai meminta penumpang untuk menjalani tes kelayakan fisik dan mental sebelum membiarkan mereka duduk di dekat pintu darurat hanya dengan mengucapkan ‘Ya’, yang terdiri dari satu kata dan satu suku kata.”
“Sebab, saya pernah melihat beberapa orang yang tidak layak untuk duduk di samping pintu darurat pada penerbangan,” tambahnya. (jpg/smi)
Editor : Nurismi