Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

No More Nomadic! Pelita Jaya Siap Berkandang Permanen di GMSB

Beraupost • Jumat, 10 Januari 2025 | 09:20 WIB
Pelita Jaya Bakrie Jakarta siap mengarungi IBL 2025 dengan berlaga di rumah sesungguhnya di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
Pelita Jaya Bakrie Jakarta siap mengarungi IBL 2025 dengan berlaga di rumah sesungguhnya di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

BerauPostPelita Jaya Bakrie Jakarta akhirnya segera punya kandang tetap untuk mengarungi Indonesia Basketball League (IBL) 2025. Sang juara bertahan dipastikan tak akan lagi menjadi tim nomaden seperti musim lalu karena akan berkandang di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta.

Pelita Jaya berhasil keluar sebagai juara IBL 2024. Itu menjadi gelar keempat mereka sepanjang sejarah, sekaligus yang pertama sejak 2017. Tim besutan Johannis Winar itu angkat trofi lagi setelah tujuh tahun.

Selain itu, Pelita Jaya juga sukses menjuarai IBL All Indonesian 2024. Vincent Kosasih dan kolega mencatatkan diri sebagai tim pertama yang berhasil mengawinkan gelar IBL dalam satu tahun yang sama.

Namun di balik catatan apik itu, Pelita Jaya memiliki satu catatan yang kurang apik. Yakni tak memiliki kandang pasti dan kerap berpindah-pindah dalam mengarungi IBL 2024.

Pada IBL 2024, Pelita Jaya tercatat menggunakan enam venue berbeda. Yakni Tennis Indoor Senayana, Hall A Basket, GMSB, GOR Universitas Negeri Juara, Britama Arena, hingga Indomilk Arena.

Situasi itu membuat Pelita Jaya kerap dapat ledekan dari suporter tim lawan. Mereka disebut sebagai tim nomaden alias selalu berpindah-pindah, tak punya rumah tetap.

Aninditha Anestya Bakrie selaku komisaris Pelita Jaya sadar akan ledekan itu. Karenanya, manajemen langsung bergerak cepat untuk melakukan renovasi terhadap GMSB, yang merupakan rumah aslinya agar bisa lolos verifikasi IBL.

"Alhamdulillah juga akhirnya PJ punya home, kita sedang merenovasi GMSB memperbaiki tahun lalu karena tidak memenuhi kriteria IBL, jadi kita merenovasi menambahkan AC dan kapasitas serta lapangannya," kata Aninditha dalam peluncuran tim jelang IBL 2025 di Jakarta, Kamis (9/1).

"Insyaallah, tahun lalu kami diledek sebagai tim yang nomaden, tiap kali game kandang pindah ke Senayan, ke Tangerang, Rawamangun. Tapi alhamdulillah walaupun dibilang nomaden kami bisa menjadi juara," tambah Dhita, sapaan akrabnya.

Renovasi GMSB rencananya baru akan rampung pada akhir Januari. Sementara Pelita Jaya punya laga kandang pertama melawan Dewa United Banten pada Sabtu (11/1), sehingga pertandingan itu akan dimainkan di Hall A Basket Senayan terlebih dahulu.

Tapi, Dhita menegaskan bahwa Pelita Jaya akan sepenuhnya berkandang di GMSB selepas renovasi rampung. “GMSB akan menjadi rumah permanen bagi Pelita Jaya setelah renovasi rampung, renovasi besar GMSB dilakukan untuk memberikan pengalaman dan kenyamanan yang terbaik bagi PJ Holic," ucapnya.

"Serta untuk mendukung agar para pemain Pelita Jaya dapat memberikan performa terbaik dan selalu menjaga kandang. Rencananya, Ring & Banner Ceremony juga akan digelar pada saat game pertama bermain di GMSB," jelas Ditha menambahkan.

Sementara itu, Adhi Pratama selaku manajer Pelita Jaya mengungkapkan bahwa ada peluang timnya berpindah kandang saat play-off. Tujuannya agar PJ Holics yang datang menyaksikan pertandingan mereka lebih besar lagi.

Maklum, meski sudah direnovasi kapasitas GMSB hanya mampu menampung 2.000 penonton saja. Nah untuk play-off, Pelita Jaya bukan tak mungkin pindah ke arena yang lebih besar dan megah sekaligus seperti Indonesia Arena yang berkapasitas 16 ribu penonton sebagai kandang.

“Gim kandang kedua sampai seterusnya di Soemantri. Final kami akan lihat nanti. Kalau sudah masuk playoff, semifinal, dan final kami belum tahu. Kayaknya butuh kapasitas yang lebih besar. Aminin saja di Indonesia Arena,” tutur Adhi yang juga legenda Pelita Jaya.

Selain IBL, Pelita Jaya pada 2025 juga akan bertanding di FIBA Basketball Champions League (BCL) Asia karena berstatus sebagai juara. Ini bukan kali pertama mereka berlaga di ajang tersebut karena pada 2024, Pelita Jaya sukses menempati lima besar dalam peringkat akhir. (jpg/smi)

Editor : Nurismi