Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Juara Dunia yang Tak Terhentikan, Max Verstappen: Saya Benci Kalah!

Beraupost • Rabu, 8 Januari 2025 | 13:30 WIB
Pada F1 2024 menjadi musim paling menantang bagi Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen. Dia harus berjuang mempertahankan dominasinya. (x.com/redbullracing)
Pada F1 2024 menjadi musim paling menantang bagi Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen. Dia harus berjuang mempertahankan dominasinya. (x.com/redbullracing)

BerauPost F1 2024 menjadi musim paling menantang bagi Pembalap Red Bull RacingMax Verstappen. Dia harus berjuang mempertahankan dominasinya karena berstatus sebagai juara bertahan.

Beruntung musim lalu dilalui Max Verstappen dengan mengamankan Juara Dunia F1 keempat secara beruntun di tengah keterbatasan performa mobil dan persaingan yang semakin ketat dari para rival.

Pembalap Belanda itu sempat mendominasi pada awal musim 2024, kemenangan demi kemenangan diraihnya. Namun, pada pertengahan musim harus dilewati tanpa kemenangan selama 10 balapan.

Ini menyebabkan Verstappen perlahan-lahan di dekati oleh rivalnya. Pembalap McLaren, Lando Norris menjadi ancaman nyata baginya pada musim lalu.

Lando Norris sedikit demi sedikit memangkas jarak poin dari Verstappen yang berdiri di puncak klasemen. Tekanan pun datang ke Verstappen melihat ada rival yang mencoba mengganggunya.

Persaingan sengit dengan Lando Norris menjadi salah satu sorotan utama bagi Verstappen pada musim lalu. Duel kedua pembalap tersebut beberapa kali memanas, terutama di GP Mexico dan GP Amerika Serikat.

Keberuntungan tetap berpihak pada Verstappen. Dia mampu menyudahi keterpurukan dan kembali memperilhatkan performa luar biasa pada penghujung kompetisi.

Kemenangan di GP Sao Paulo dan GP Qatar adalah bukti kebangkitan Verstappen. Pun dua kemenangan tersebut membuat pembalap berusia 27 tahun itu lebih tenang melanjutkan sisa kompetisi.

Kendati keluar sebagai juara F1 2024, Verstappen tidak bisa menghidar dari kritik, terutama soal gaya balapnya yang disebut agresif dan mengganggu para pembalap lainnya.

Disinggung soal gaya balapnya, Verstappen menegaskan bahwa sepenuhnya memegang kendali terhadap manuver-manuver yang dilakukan selama balapan.

"Ada balapan yang berat, manuver yang dipertanyakan, dan berbagai momen lainnya, tapi saya tahu apa yang saya lakukan. Saya sepenuhnya mengendalikan setiap tindakan saya di lintasan," ujar Max Verstappen kepada F1, yang dikutip Crash.

“Kadang-kadang, tentu saja ada pemikiran lain soal saya. Saya benar-benar mengontrol apa yang saya lakukan di lintasan. Kadang hal seperti itu memang perlu dilakukan. Saya akan melakukan apa pun untuk menang.”

“Saya benci kalah. Saya bisa mengakui jika seseorang melakukan pekerjaan lebih baik, tapi rasanya tetap tidak menyenangkan untuk kalah. Itulah yang mendorong saya harus menjadi lebih baik."

“Bahkan ketika kami sukses di 2023, kami terus mencari cara untuk meningkatkan performa. Dari sana adalah pelajaran besar yang kami bawa untuk di tahun 2024,” ucapnya lagi.

Musim depan, Verstappen akan menghadapi tantangan baru. Selain Norris yang diprediksi memberi ancaman, dia juga harus berhadapan dengan Lewis Hamilton yang kini bergabung dengan Ferrari.

Namun, dengan mentalitas pantang menyerah dan tekad untuk terus membuktikan dirinya sebagai pembalap terbaik, Verstappen siap menatap musim 2025 dengan penuh keyakinan. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#F1 2024 #max verstappen