TANJUNG REDEB – Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Berau, di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau melaksanakan Billiard Open Tournament.
Ajang ini diikuti antusias peserta dari Kabupaten Berau, hingga dari Tarakan dan Bulungan, Kalimantan Utara.
Pertandingan yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (4/10) hingga Minggu (6/10) itu diikuti 64 peserta yang terdiri dari 21 berasal dari Kalimantan Utara, serta 43 berasal dari Kabupaten Berau.
Ketua Harian POBSI Berau, Salim, menjelaskan, dikarenakan letak geografis yang dekat dengan Kaltara, POBSI Berau sengaja mengundang atlet dari Kaltara untuk ikut bertanding.
"Karena ada provinsi terdekat kita undang dari Kaltara juga, yaitu Tarakan dan Bulungan. Mereka mengirim sebanyak 21 atlet. Kami ingin mengundang atlet yang lebih luas juga terbatas lokasi dan akses yang cukup jauh," ujarnya, Minggu (6/10).
Dalam open tournament ini, Salim menyebut bahwa atlet Berau meraih dua juara, yaitu Juara 1 dan Juara 3. Sedangkan Juara 2 diisi atlet Bulungan dan Juara 4 diisi oleh atlet Tarakan. Mengingat waktu yang singkat, permainan yang dipertandingkan hanya 1 nomor tanding, yaitu Ball 10 saja.
“Kalau mau beberapa macam nomor tanding, waktunya harus lebih lama.” pungkasnya.
Terpisah, peraih juara pertama Billiard Open Tournament Berau, Kuraisin, menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan yang ia capai. Dalam pertandingan yang berjalan selama 3 hari itu.
“Memang yang cukup berat adalah lawan-lawan dari Kaltara,” ujarnya.
Dirinya juga mengakui, menyambut open tournament tersebut, dirinya mengaku tak banyak tambahan latihan. Hanya memang pada kemampuan bermain, dirinya menambah beberapa teknik yang baru dipelajarinya. “Yang terpenting memang stamina, kalau latihan kita rutin dilaksanakan,” pungkasnya. (sen/sam)