BerauPost - Timnas Indonesia akan segera berkumpul serta melakukan persiapan khusus jelang menghadapi laga berikutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Garuda akan menghadapi tantangan melawan Australia pada tanggal 20 Maret dan Bahrain 25 Maret.
Patrick Kluivert juga telah dikabarkan tiba di Indonesia, dirinya akan mempersiapkan tim sebelum berangkat ke Sydney.
Kluivert akan sibuk menyatukan tim dengan perubahan taktik baru kepada para pemain.
Terlebih Patrick Kluivert dipastikan membuang Justin Hubner dan Ragnar Oratmangoen dalam skuad dalam lawatan ke Australia. Keduanya memiliki posisi berbeda yaitu bek tengah dan winger.
Justin Hubner dicoret lantaran mendapat kartu kuning kedua saat menang atas Saudi Arabia 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno, November 2024 lalu.
Sedangkan Oratmangoen absen imbas mengantongi dua kartu kuning yang didapatinya saat melawan Saudi Arabia pada leg 1 dan 2.
Justin Hubner memiliki posisi utama sebagai bek tengah, namun dirinya juga dapat diplot sebagai gelandang bertahan berperan holding. Akan tetapi posisi tersebut telah dihuni pemain berkelas.
Di sektor bek tengah masih terdapat Jay Idzes, Mees Hilgers maupun Jordi Amat yang juga memiliki pengalaman di Eropa.
Sektor gelandang bertahan Timnas masih memiliki Thom Haye, Ivar Jenner bahkan kemungkinan bisa memainkan pemain diaspora baru Joey Pelupessy jika urusan perpindahan federasi lancar.
Ragnar Oratmangoen memiliki peran penting di sektor penyerangan Timnas Indonesia, dirinya kerap bermain untuk posisi sayap kanan, maupun penyerang. Ia kerap tektok dengan Rafael Struick maupun Marselino di posisi sayap.
Sejauh ini Oratmangoen telah mengemas 2 gol untuk Timnas Indonesia sejak awal bergabungnya tahun lalu. Dua gol itu ia cetak ketika melawan Bahrain dan Vietnam pada ajang yang sama.
Sayangnya dua nama lama seperti Witan Sulaeman dan Yakob Sayuri tidak ikut serta dalam skuad Patrick Kluivert. Keduanya sempat menghiasi sektor sayap Timnas Indonesia era Shin Tae-yong serta andalan pada lini itu.
Saat ini Timnas Indonesia memiliki beberapa pemain yang berposisi sama dengannya seperti Egy Maulana Vikri dan Marselino Ferdinan.
Keduanya dapat bermain sebagai winger, playmaker maupun striker false nine jika melihat dari pengalamannya di Timnas maupun klub.
Egy Maulana
Statistik Egy Maulana di klub cukup baik jika melihat dari performa, dirinya mengalami peningkatan dari musim sebelumnya dalam urusan kontribusi gol.
Musim ini pemain asal Medan ini telah mencetak 11 gol, sebagai satu-satunya pemain lokal dengan gol dua digit di antara pemain asing Liga 1.
Musim lalu Egy hanya mengemas 8 gol, dirinya adalah sosok pemain yang dapat bermain di posisi sama dengan Ragnar Oratmangoen.
Egy dapat dimainkan pada dua posisi yaitu winger dan playmaker karena kelihaiannya memegang bola.
Marselino Ferdinan
Sosok Marselino menuai sorotan pada laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia saat melawan Saudi Arabia.
Pemain jebolan Persebaya ini mencetak brace pada laga kontra Saudi, perannya sama seperti Ragnar yaitu winger yang berani pegang bola.
Namun Marselino musim ini sejak bergabung dengan Oxford termasuk pemain yang minim jam terbang.
Tercatat dirinya hanya bermain pada 1 laga FA Cup beberapa waktu lalu sebagai pemain pengganti.
Saat ini di 27 skuad Timnas Indonesia yang dipanggil Patrick Kluivert hanya menyisakan dua pemain yang dapat dimainkan sebagai winger.
Absennya Ragnar Oratmangoen akan menjadi kesibukan bagi Kluivert mencari pengganti yang sesuai dengan pemain FCV Dender Belgia itu. (jpg/smi)
Editor : Nurismi